Minggu, 30 September 2018

Bahaya anak main gadget

15 komentar
14 September 2017 / Redaksi

Ini Kata Dokter Bahaya Layar Gadget Bagi Mata Anak

Melihat anak-anak bahkan balita yang asyik berkutat dengan smartphone, sudah menjadi pemandangan biasa. Bahkan, balita yang belum bisa membaca pun sudah hapal bagaimana cara mengakses video favoritnya. Saking asyiknya, mereka kadang memainkan gadget tanpa jeda, dengan posisi dekat dengan mata.  

Memang, tidak semua orang tua membiasakan anaknya memakai gadget. Namun, peran orang tua sangat penting untuk mengawasi penggunaannya. Kebiasaan menatap layar ponsel ternyata punya andil dalam masalah mata terutama pada anak-anak.

Menurut dr. Devina Nur Annisa, SpM, spesialis mata dari Jakarta Eye Center, menggunakan smartphone dalam kegiatan sehari-hari dan jarak dekat (30-40 cm) akan menyebabkan kontraksi otot cilliaris di dalam bola mata, atau yang dikenal dengan istilah akomodasi. Akomodasi berlebihan pada mata akan merangsang timbulnya mata minus. Apalagi, anak-anak yang masih dalam usia tumbuh kembang.

“Kelelahan mata atau asthenopia memiliki keluhan serupa dengan orang dewasa. Bedanya, anak-anak sering tidak memahami rasa lelah di mata yg mereka rasakan,” ungkap dr. Devina.

“Jika mata anak sudah berair, tampak lebih merah, sering dikucek, berkedip, atau anak mengeluh pusing, bisa jadi si kecil mengalami kelelahan mata.”

Gadget mengeluarkan sinar biru yang memiliki panjang gelombang yang dapat masuk ke bagian dalam bola mata, salah satunya retina. Dokter Devina menyarankan, paparan sinar terhadap sinar biru sebaiknya dikurangi sejak dini karena diduga memberikan efek tidak baik terhadap sel-sel retina mata untuk jangka panjang.

“Prinsipnya, bila tidak perlu, smartphone tidak perlu dikenalkan pada anak di bawah usia dua tahun. Berdasarkan penelitian American Academy of Pediatrics, paparan smartphone pada anak-anak di bawah usia dua tahun bukan hanya menimbulkan efek buruk pada mata, tapi menyebabkan gangguan kognitif, antara lain keterlambatan bicara, kurangnya interaksi sosial, dan obesitas,” ujar dr. Devina.


15 Responses so far

  1. Unknown says:

    Setelah membaca, artikel ini saya jadi tahu bahaya main gadget.

  2. Anonim says:

    Bermanfaat sekali terimakasih

  3. Unknown says:

    Sangat bermanfaat 👍

  4. Menambah wawasan,terimakasih

  5. Menambah wawasan,terimakasih

  6. Unknown says:

    Tapi sekarang susah yaa jauh dari gadget

  7. Dittash says:

    Cara buat jauh dari gadget gimana yaa

  8. Putri FN says:

    Jaman sekarang susah banget jauh dari gadget nihh 😂😂

  9. isinkoes says:

    Pesan ini sangat terutama untuk para orang tua, karena di zaman sekarang banyak orang tua yang lalai terhadap anaknya dan membiarkan anaknya untuk main gadget

  10. Bermanfaat sekaliii ..... 👍👍

Leave a Reply