Minggu, 30 September 2018

Semua Kesalahan datang dari diri kita sendiri

25 komentar

Kamis, 01 Oktober 2015 | 05:35 WIB

Setiap Musibah Biasanya Berawal dari Diri Sendiri




, Jakarta Belakangan ini musibah marak terjadi dalam kehidupan kita. Mulai dari musibah yang terjadi pada diri sendiri, orang lain maupun musibah bagi bangsa. Terkadang kita bertanya-tanya, mengapa Allah memberikan musibah ini kepada kita?
Kita seringkali merasa menjadi orang yang baik sehingga kita lupa dengan dosa-dosa yang pernah kita perbuat. Karena musibah tidak akan datang jika kita telah mentaati perintah Allah dengan semestinya.
Telah Allah jelaskan dalam al-Quran,Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. [QS An Nisa`: 79].
Tentunya sangat jelas bagi kita, dalam ayat di atas disebutkan bahwa segala kenikmatan yang kita dapatkan di dunia ini adalah atas karunia Allah Swt. dan segala bencana yang menimpa diri kita sesungguhnya atas perbuatan kita sendiri. Nampaknya kita harus mulai intropeksi diri dan berbenah dari segala kesalahan yang akhirnya mengundang musibah dalam diri kita.
Namun tidaklah Allah berikan segala musibah ini melainkan pasti ada hikmahnya. Tidak serta merta Allah berikan musibah kepada makhluk-Nya tanpa tujuan yang baik. Selalu ada hikmah di setiap musibah yang Allah berikan. Allah telah jelaskan bahwa musibah yang datang adalah karena perbuatan kita sendiri dan sebagian besar telah Allah maafkan kesalahan-kesalahan kita.
Apa saja musibah yang menimpa kalian adalah disebabkan oleh perbuatan kalian sendiri dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahan itu). [QS Asy Syura: 30].
Sudah saatnya kita kembali. Kembali kepada Allah yang telah menciptakan kita. Sesungguhnya kita berasal dari-Nya dan akan kembali kepada-Nya. Semoga setiap musibah yang kita hadapi akan mengantarkan kita kepada cintanya Allah dan lebih dekat dengan-Nya. 

https://m.inilah.com/news/detail/2241436/setiap-musibah-biasanya-berawal-dari-diri-sendiri
Continue reading →

Bahaya anak main gadget

15 komentar
14 September 2017 / Redaksi

Ini Kata Dokter Bahaya Layar Gadget Bagi Mata Anak

Melihat anak-anak bahkan balita yang asyik berkutat dengan smartphone, sudah menjadi pemandangan biasa. Bahkan, balita yang belum bisa membaca pun sudah hapal bagaimana cara mengakses video favoritnya. Saking asyiknya, mereka kadang memainkan gadget tanpa jeda, dengan posisi dekat dengan mata.  

Memang, tidak semua orang tua membiasakan anaknya memakai gadget. Namun, peran orang tua sangat penting untuk mengawasi penggunaannya. Kebiasaan menatap layar ponsel ternyata punya andil dalam masalah mata terutama pada anak-anak.

Menurut dr. Devina Nur Annisa, SpM, spesialis mata dari Jakarta Eye Center, menggunakan smartphone dalam kegiatan sehari-hari dan jarak dekat (30-40 cm) akan menyebabkan kontraksi otot cilliaris di dalam bola mata, atau yang dikenal dengan istilah akomodasi. Akomodasi berlebihan pada mata akan merangsang timbulnya mata minus. Apalagi, anak-anak yang masih dalam usia tumbuh kembang.

“Kelelahan mata atau asthenopia memiliki keluhan serupa dengan orang dewasa. Bedanya, anak-anak sering tidak memahami rasa lelah di mata yg mereka rasakan,” ungkap dr. Devina.

“Jika mata anak sudah berair, tampak lebih merah, sering dikucek, berkedip, atau anak mengeluh pusing, bisa jadi si kecil mengalami kelelahan mata.”

Gadget mengeluarkan sinar biru yang memiliki panjang gelombang yang dapat masuk ke bagian dalam bola mata, salah satunya retina. Dokter Devina menyarankan, paparan sinar terhadap sinar biru sebaiknya dikurangi sejak dini karena diduga memberikan efek tidak baik terhadap sel-sel retina mata untuk jangka panjang.

“Prinsipnya, bila tidak perlu, smartphone tidak perlu dikenalkan pada anak di bawah usia dua tahun. Berdasarkan penelitian American Academy of Pediatrics, paparan smartphone pada anak-anak di bawah usia dua tahun bukan hanya menimbulkan efek buruk pada mata, tapi menyebabkan gangguan kognitif, antara lain keterlambatan bicara, kurangnya interaksi sosial, dan obesitas,” ujar dr. Devina.


Continue reading →

Penelitian: Tidur 20 menit lebih lama bisa bikin badan cepat kurus

19 komentar

Penelitian: Tidur 20 menit lebih lama bisa bikin badan cepat kurus

Jumat, 24 Agustus 2018 15:28Reporter : Tantri Setyorini
  •  
  •  
  •  
  • 45
    SHARES
Ilustrasi tidur. ©2015 Merdeka.com/magazine.foxnews.com
Kesehatanmodern- 
Ternyata waktu tidur yang lebih panjang memungkinkan seseorang untuk lebih mudah menurunkan berat badan. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian.
Disebutkan jika tambahan waktu tidur selama 20 menit setiap malam terbukti dapat membantu menurunkan berat badan. Anda yang suka tidur lebih lama sama dengan mengonsumsi dua setengah sendok teh gula lebih sedikit per harinya, sekitar 40 kalori.
Dilansir dari TheSun, (21/8), para ahli menemukan adanya hubungan antara kebiasaan makan dengan tidur seseorang. Orang-orang yang kelelahan memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengonsumsi makanan cepat saji, sedangkan kelompok lainnya yang memiliki waktu tidur yang cukup terbukti lebih sedikit mengonsumsi makanan sampah.
Ilustrasi ngemil Shutterstock/CandyBox Images
Intinya, semakin banyak seseorang tidur, ia semakin baik dalam mengatur pola makannya sendiri. Tidur lebih lama adalah cara termudah untuk membantu Anda dalam hal kesehatan, diet, dan penurunan berat badan.
Penelitian ini melibatkan 42 orang yang tidur kurang dari tujuh jam dalam sehari. Setengah peserta diberitahu untuk menghindari kafein sebelum tidur, menjauhi ponsel, dan tidak pergi ke tempat tidur dalam keadaan lapar.
Sedangkan setengah peserta lainnya tidak diberi pengarahan apa pun. Hasilnya, peserta yang diberi pengarahan sebelumnya bisa tidur selama 55 menit lebih lama dengan tambahan 21 menit setelahnya.
Nah, kalau sudah begini tak ada salahnya jika kita mencoba untuk tidur lebih awal dan lebih teratur. Cara yang menyenangkan untuk menjaga berat badan, bukan?
Reporter: Annissa Wulan
Sumber: Liputan6.com [tsr]
Continue reading →

Polluaging, Bahaya Penuaan Dini yang Mengancam Kulit dari Polusi

14 komentar

Polluaging, Bahaya Penuaan Dini yang Mengancam Kulit dari Polusi

Selasa, 08 Mei 2018 18:30Penulis: Devina Ellora
  •  
  •  
  •  
Copyright Shutterstock
Kesehatanmodern - Jika selama ini penyebab tanda-tanda penuaan dini yang kamu ketahui hanya sinar UV, hati-hati, lho! Ternyata polusi yang kerap kamu temui sehari-hari pun juga bisa menyebabkan terjadinya proses penuaan dini. Padahal, tinggal di kota yang padat dengan penduduk dan kendaraan bermotor, polusi tentu menjadi salah satu kekhawatiran utama. Untuk mencegah terjadinya penuaan dini pada kulit akibat polusi, yuk pelajari lebih lanjut mengenai polluaging terlebih dahulu!
Definisi Polluaging dan Dampaknya pada Kulit
Dari namanya, mungkin kamu sudah bisa mengira-ngira ya apa definisi dari Polluaging itu. Yes, Polluaging merupakan gabungan dari kata “pollution” dan “aging”. Jadi, pada dasarnya, polluaging merupakan proses atau tkamu-tkamu penuaan dini yang terjadi akibat polusi. Meskipun umumnya sinar UVA dan UVB dari matahari lebih dikenal sebagai penyebab utama penuaan dini, ternyata polusi juga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi besar dalam proses penuaan kulit.
Polusi di sini tidak hanya berarti asap yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor saja, melainkan asap pabrik, asap pembakaran, debu, dan kotoran. Berdasarkan Journal of Investigative Dermatology, ditemukan bahwa polusi mengandung polycylic aromatic hydrocarcons yang dapat memicu produksi radikal bebas saat bersentuhan dengan kulit. Radikal bebas ini akan menyerang dan merusak sel-sel kulit yang sehat. Saat sel kulit rusak dan terganggu, skin barrier pun akan melemah sehingga menyebabkan kulit sensitif dan rentan akan iritasi. Kombinasi ‘serangan’ dari radikal bebas, paparan polusi yang membuat kulit kusam, dan menyumbat pori-pori inilah yang akan berujung pada timbulnya tanda-tanda penuaan dini.
Langkah-Langkah untuk Menghindari Bahaya Polluaging
Korea, sebagai salah satu negara dengan tren perawatan kulit terdepan, sekaligus negara yang mempopulerkan istilah Polluaging turut memperkenalkan berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mencegah Polluaging. Jika membahas mengenai aging atau proses penuaan, tentu lebih mudah mencegah ketimbang mengatasi, bukan? Nah, berikut beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk menghindari bahaya Polluaging pada kulit:
Membersihkan Wajah secara Rutin
Langkah pertama untuk mencegah Polluaging? Memastikan bahwa kulit kamu bersih dari polutan agar polusi tersebut tidak memiliki kesempatan untuk menyeran sel-sel kulit yang sehat. Hayo, siapa yang masih belum mempraktikan double cleanse untuk mengangkat makeup dan membersihkan wajah setiap harinya? Bahkan, kini Korea dan beberapa negara Asia lainnya mulai mempraktikkan triple cleanse, lho!
Memperhatikan Kandungan dari Skin Care yang Digunakan
Polusi cenderung menyebabkan inflamasi dan iritasi terjadi pada kulit, oleh karena itu perhatikan lagi skin care yang kamu gunakan. Beberapa orang kini semakin banyak yang memilih skin care dengan bahan natural untuk bantu melawan polluaging karena memiliki efek menenangkan inflamasi (anti-inflamasi) dan umumnya tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Namun, tetap cermati detail ingredient dan kredibilitas brand itu sendiri, ya!
Memperkuat Kulit dengan Anti-Oksidan
Musuh utama dari radikal bebas adalah anti-oksidan yang dapat menangkal bahayanya sekaligus membantu merawat kulit. Jika kamu ingin menghindari Polluaging, kamu dapat melawannya dengan memperkuat kulit menggunakan skin care yang kaya akan anti-oksidan. Umumnya, anti-oksidan kerap ditemukan dalam kandungan dari ekstrak buah maupun bahan natural seperti jeruk, apel, anggur, pepaya,atau ginseng.
Rutin Menggunakan Face Mist
Selain melembapkan dan menghidrasi kulit, face mist juga kerap mengandung banyak anti-oksidan yang dapat memperkuat kulit kamu sehari-hari. Tidak perlu bingung, kamu bisa melihat rekomendasi face mist dari brand Korea di sini dan face mist dari brand lokal di sini.

https://www.vemale.com/cantik/114806-polluaging-bahaya-penuaan-dini-yang-mengancam-kulit-dari-polusi.html?utm_source=Detail-Artikel&utm_medium=baca-juga&utm_campaign=vem-annual-report&utm_content=artikel-crosslink
Continue reading →

Menurut Studi, Dehidrasi Memicu Penuaan Dini Lebih Cepat

13 komentar

Menurut Studi, Dehidrasi Memicu Penuaan Dini Lebih Cepat

Jum'at, 28 September 2018 14:14Penulis: Rohmitriasih
  •  
  •  
  •  
  • 11
    SHARES
copyright shutterstock.com
 - Seiring dengan bertambahnya usia dan banyaknya aktivitas sehari-hari, pastikan untuk selalu mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh. Jangan biarkan tubuh mengalami dehidrasi. Karena apa?

Melansir dari laman health.com, selain bisa menurunkan fokus otak, membuat badan lemas dan lelah, dehidrasi juga bisa membuat kulit rentan mengalami penuaan dini. Tubuh yang tidak terhidrasi dengan baik rentan kering, bersisik bahkan muncul kerutan.

Tak hanya itu saja, akibat dehidrasi seseorang akan terlihat lebih kusam, kurang menarik dan muncul kantung mata yang cukup parah. Penuaan dini sendiri selama ini menjadi salah satu hal yang cukup ditakuti banyak orang. Penuaan dini tak hanya membuat tidak nyaman tetapi ini juga menyebabkan rasa percaya diri seseorang menurun.

Agar terhindar dari penuaan dini, para ahli sangat menyarankan kita semua untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh. Setidaknya kita butuh minum air putih sebanyak 8 gelas perhari. Kebutuhan ini bisa kurang atau lebih tergantung dengan seberapa berat aktivitas kita.

Selain mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh, kita juga penting memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Hindari kebiasaan buruk merokok, minum minuman keras atau bersoda serta minuman mengandung pemanis buatan lainnya. 
Hindari konsumsi junk food berlebih dan membiarkan kulit terpapar sinar matahari langsung, terkena polusi atau hal sejenis yang membuat kesehatan serta kecantikannya menurun. Semoga informasi ini bermanfaat. 

Continue reading →